Tahu merupakan salah satu bahan makanan yang sangat populer di Indonesia. Harganya terjangkau, mudah diolah, dan kaya akan protein nabati. Dari sekian banyak jenis tahu, dua yang paling sering dijumpai adalah tahu biasa dan tahu bulat.
Meski sama-sama berbahan dasar kedelai, ternyata tahu biasa dan tahu bulat memiliki banyak perbedaan, mulai dari bentuk, tekstur, rasa, hingga cara pengolahannya. Lalu, apa sebenarnya perbedaan tahu biasa dan tahu bulat? Mana yang lebih enak dan lebih sehat?
Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Mengenal Tahu Biasa
Tahu biasa adalah jenis tahu yang paling umum ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Bentuknya umumnya kotak atau persegi panjang dengan warna putih pucat atau kekuningan.
Ciri-ciri tahu biasa:
- Bentuk kotak atau persegi
- Tekstur lembut hingga agak padat
- Warna putih atau krem
- Rasa netral (cenderung tawar)
- Mudah menyerap bumbu
Tahu biasa biasanya dijual dalam keadaan mentah dan perlu diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
Mengenal Tahu Bulat
Tahu bulat merupakan jenis tahu yang cukup populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena dijual dengan cara unik menggunakan mobil keliling dan sering dipromosikan dengan slogan khas.
Berbeda dari tahu biasa, tahu bulat memiliki bentuk bulat dan biasanya dijual dalam kondisi sudah digoreng.
Ciri-ciri tahu bulat:
- Bentuk bulat
- Bagian luar renyah
- Bagian dalam kopong dan lembut
- Rasa lebih gurih
- Umumnya dijual matang (digoreng)
Tahu bulat dikenal dengan sensasi “kopong di dalam” yang menjadi ciri khasnya.
Perbedaan Tahu Biasa dan Tahu Bulat
Berikut ini adalah perbedaan utama antara tahu biasa dan tahu bulat dari berbagai aspek:
1. Perbedaan Bentuk
Tahu Biasa
- Berbentuk kotak atau persegi panjang
- Ukuran bervariasi
- Dipotong dari cetakan besar
Tahu Bulat
- Berbentuk bulat sempurna
- Ukuran relatif kecil
- Dibentuk khusus sejak awal produksi
Bentuk inilah yang menjadi perbedaan paling mudah dikenali.
2. Perbedaan Tekstur
Tahu Biasa
- Tekstur padat atau lembut
- Tidak berongga
- Mudah hancur jika tidak hati-hati
Tahu Bulat
- Bagian luar renyah
- Bagian dalam kopong dan ringan
- Lebih kenyal saat digigit
Tekstur tahu bulat yang kopong membuatnya terasa unik saat dimakan.
3. Perbedaan Rasa
Tahu Biasa
- Rasa cenderung tawar
- Perlu bumbu tambahan agar enak
- Cocok untuk berbagai masakan
Tahu Bulat
- Rasa lebih gurih
- Biasanya sudah dibumbui
- Enak dimakan langsung tanpa tambahan bumbu
Inilah alasan mengapa tahu bulat sering dijadikan camilan.
4. Perbedaan Cara Pengolahan
Tahu Biasa
Bisa diolah menjadi berbagai masakan, seperti:
- Tahu goreng
- Tahu bacem
- Tahu isi
- Tahu balado
- Tahu tumis
- Tahu kuah
Tahu Bulat
Biasanya hanya:
- Digoreng
- Disajikan sebagai camilan
- Ditaburi bumbu bubuk atau cabai
Tahu biasa lebih fleksibel dalam pengolahan dibanding tahu bulat.
5. Perbedaan Proses Pembuatan
Tahu Biasa
- Dibuat dari sari kedelai yang dipadatkan
- Dicetak dalam cetakan kotak
- Dipotong sesuai ukuran
Tahu Bulat
- Adonan tahu diproses hingga bisa dibentuk bulat
- Biasanya dicampur bahan tambahan agar mengembang
- Digoreng dalam minyak panas hingga kopong
Proses inilah yang membuat tekstur tahu bulat berbeda.
6. Perbedaan Kandungan Minyak
Tahu Biasa
- Bisa dikonsumsi tanpa digoreng
- Lebih rendah minyak jika dikukus atau direbus
Tahu Bulat
- Selalu digoreng
- Mengandung lebih banyak minyak
- Kurang cocok jika dikonsumsi berlebihan
Bagi yang sedang diet, tahu biasa lebih disarankan.
7. Perbedaan Harga
Tahu Biasa
- Harga sangat murah
- Bisa dibeli per potong atau per papan
- Cocok untuk kebutuhan sehari-hari
Tahu Bulat
- Harga lebih mahal per butir
- Dijual dalam satuan
- Harga dipengaruhi lokasi dan penjual
Namun, keduanya tetap tergolong makanan terjangkau.
8. Perbedaan Kandungan Gizi
Secara umum, kandungan gizi keduanya hampir sama karena berasal dari kedelai.
Namun:
- Tahu biasa lebih sehat karena minim minyak
- Tahu bulat lebih tinggi lemak karena digoreng
Kandungan utama tahu:
- Protein nabati
- Kalsium
- Zat besi
- Fosfor
- Vitamin B
Mana yang Lebih Sehat: Tahu Biasa atau Tahu Bulat?
Jawabannya tergantung cara konsumsi.
✅ Tahu biasa lebih sehat jika:
- Dikukus atau direbus
- Tidak digoreng berlebihan
- Dikombinasikan dengan sayur
⚠️ Tahu bulat sebaiknya dikonsumsi secukupnya karena:
- Tinggi minyak
- Digoreng dengan suhu tinggi
- Kurang cocok untuk diet
Namun, sesekali menikmati tahu bulat sebagai camilan tentu tidak masalah.
Mana yang Lebih Enak?
Soal rasa tentu kembali ke selera masing-masing:
- Suka lauk serbaguna → Tahu biasa
- Suka camilan gurih → Tahu bulat
Keduanya sama-sama lezat jika diolah dengan benar.
Kesimpulan
Perbedaan tahu biasa dan tahu bulat terletak pada bentuk, tekstur, rasa, cara pengolahan, dan kandungan minyaknya.
Tahu biasa:
- Bentuk kotak
- Tekstur padat
- Cocok untuk berbagai masakan
- Lebih sehat
Tahu bulat:
- Bentuk bulat
- Tekstur kopong
- Gurih dan renyah
- Cocok sebagai camilan
Keduanya memiliki keunggulan masing-masing dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta selera. Yang terpenting, konsumsi tahu tetap baik untuk kesehatan jika tidak berlebihan dan diolah dengan cara yang tepat.